Selamat Datang di Website resmi GMAHK Daerah Konferens Manado & Maluku Utara

Konferens Manado mengorganisir Jemaat ke 149 dihadiri oleh Pdt Gereja GMIH dan Perangkat Desa Nanas
Perkumpulan Adonai Nanas resmi menjadi GMAHK Jemaat Adonai Nanas, Jemaat ke 149 di Daeah Konferens Manado dan Maluku Utara
Admin
4/29/20263 min baca

Sabtu, 25 April 2026 adalah momen bersejarah bagi GMAHK Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara oleh karena bertambah lagi satu jemaat yang baru GMAHK Jemaat Adonai Nanas jemaat ke-149.
Berdirinya GMAHK Jemaat Adonai Nanas bermula dari sdr. Steben Yanis, seorang anggota gereja Advent yang menikah di Desa Nanas dengan istrinya yang waktu itu belum seiman dengan dia. Mereka cukup lama hidup bersama dengan kepercayaan yang berbeda sampai sekitar tahun 2013 dia mendapat kunjungan dari sdr. Robles Makatika dari GMAHK Jemaat Silalayang dan tercetuslah rencana untuk mendirikan jemaat di Desa Nanas. Waktu berlalu istri dari sdr. Eben sapaan akrab dari sdr. Steben akhirnya dibaptis menjadi anggota gereja Advent dan juga setelah beberapa anggota jemaat yang berada disekitar Desa Nanas kemudian berkumpul bersama untuk beribadah, maka pada tahun 2021 terbentuklah Sekolah Sabat Cabang Nanas yang berada dibawah asuhan GMAHK Jemaat Silalayang dengan anggota berjumlah 15 orang.
Pada tahun 2024, ketika KKR Penuaian untuk Maluku Utara dilaksanakan di Desa Nanas, maka GMAHK Jemaat Paal Dua Manado ikut terlibat dalam kegiatan KKR tersebut oleh karena keluarga besar Budiawan yang berjemaat di GMAHK Paal Dua yang dulunya pernah tinggal di Wasiley memiliki rindu agar ditempat ini dapat berdiri sebuah gereja. Akhirnya setelah KKR selesai keluarga Budiawan menghibahkan sebidang tanah untuk dibangun gereja.
Terlibat juga dalam pelayanan Yayasan Pelita Kasih (YPK) melalui GMAHK Jemaat Paal Dua terus menopang pelayanan di Desa Nanas dengan mensponsori TSPM yang melayani di Desa Nanas sedangkan GMAHK Jemaat Paal Dua terus membantu dalam pembangunan Jungle Chapel bekerjasama dengan anggota perkumpulan Adonai Nanas.
Pada tanggal 26 Juli 2025 Sekolah Sabat Cabang Nanas yang dilayani oleh Pdtm. Evan Moeh ini ditingkatkan statusnya menjadi perkumpulan dengan nama Perkumpulan Adonai Nanas dengan anggota jemaat berjumlah 34 orang pada saat itu oleh karena beberapa anggota yang tadinya beribadah di Sekolah Sabat Cabang Tomares akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Sekolah Sabat Cabang Nanas.
Oleh karena syarat pengorganisasian jemaat telah terpenuhi yaitu jumlah anggota jemaat yang sudah lebih dari 25 anggota dan mereja juga sudah memiliki lahan untuk membangun gereja maka Pimpinan Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara memutuskan untuk mengorganisir Perkumpulan Adonai Nanas menjadi Jemaat ke-149 dengan nama GMAHK Jemaat Adonai Nanas.
Acara pengorganisasian dihadiri oleh hampir seluruh anggota jemaat yang berada di wilayah 9 yang meliputi tiga kabupaten kota yaitu Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Pulau Morotai dan dihadiri oleh pimpinan Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara, Ketua Pdt. Deyle Supit, M.Th., Sekretaris Eksekutif Pdt. Efraim Abuno, M.Min., dan Bendahara Bpk. Lefrand Pasuhuk, M.M., beserta empat Direktur Departemen, Pdt. Geleidy Mewoh, M.AR., Pdt. Demron Kuhu, M.Th., Pdt. Rio Legoh, S.Ag., dan Pdt. Delvis Makatika, M.Fil.
Hadir juga mewakili GMAHK Jemaat Paal Dua pendeta jemaat, hamba Tuhan Pdt. Gemmy Rumengan, M.Th bersama ketua jemaat Bpk. Ronny Kumayas dan yang lebih berkesan adalah acara pengorganisasian jemaat Adonai Nanas dihadiri oleh pendeta Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) Maranatha Nanas Ibu Pdt. Novrince Jela-Jela, S.Th dan perangkat pemerintah Desa Nanas.
Ketua Konferens Pdt. Deyle Supit dalam khotbahnya memberikan motivasi dan tantangan bagi jemaat yang baru dibentuk ini bahwa pengorganisasian jemaat bukanlah akhir dari pekerjaan kita karena gereja yang mandiri adalah gereja yang terlibat dalam misi, gereja yang dipanggil untuk misi penyelamatan jiwa-jiwa bagi kedatangan Yesus yang kedua kali.
Ketua konferens juga memotivasi seluruh anggota jemaat yang ada di Wilayah 9 atas semangat kebersamaan yang telah terjalin dan kerelaan mereka untuk terus menopang pelayanan di Wilayah 9 dan menutup khotbah dengan ajakan untuk tetap melayani dengan semangat 3K: Kebersamaan, Keterbukaan dan Ketaatan sebagaimana yang dicanangkan oleh pimpinan Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur.
Mari doakan dan topang pelayanan di Propinsi Maluku Utara agar terus maju dan berkembang untuk kemuliaan Nama TUHAN. Amin.
